Berita

KKN IAIN Papua Kelompok Nimbokrang Jalankan Proker Santunan Anak Yatim Piatu dan Peduli Disabilitas

(iainfmpapua.ac.id) – Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua kelompok Kampung Nimbokrang 1 Kabupaten Jayapura berkolaborasi dengan YBM BRILiaN RO Jayapura dan YBM PLN UIW Papua dan Papua Barat menjalankan program kerja Santunan Anak Yatim Piatu dan Peduli Disabilitas kepada warga Nimbokrang, di Masjid Jami’ Nurul Huda Kampung Nimbokrang 1, Kabupaten Jayapura, 16 Agustus 2025.

Ketua Kelompok KKN Nimbokrang, Muhammad Randi menuturkan, progam ini bertujuan menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial masyarakat terhadap anak-anak yatim piatu serta penyandang disabilitas di Kampung Nimbokrang. “Kami percaya bahwa keberadaan mereka adalah bagian penting dari komunitas yang perlu mendapatkan perhatian dan dukungan agar dapat hidup lebih layak dan sejahtera,” ujarnya pada Tim Humas, 25 Agustus 2025. Melalui program ini, pihaknya berharap untuk selalu meningkatkan kasih sayang satu sama lain serta dapat membuka mata dan hati masyarakat sekitar agar senantiasa peduli serta turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan peduli. “Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal dari berbagai program sosial lainnya yang akan terus menguatkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di Kampung Nimbokrang,” paparnya.

Supervisor YBM BRILiaN RO Jayapura mengapresiasi program kerja yang digelar mahasiswa KKN ini. “Kami bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan KKN Nimbokrang, yang tidak hanya membawa manfaat langsung bagi anak-anak yatim dan dhuafa, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya. Pihaknya berharap, sinergi kebaikan bantuan berbagai peralatan penunjang pendidikan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda. “Untuk terus berbuat nyata, menebarkan kebermanfaatan, dan menghadirkan senyum kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan,” imbuhnya.

Salah satu warga, Muslimin mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa yang memberi santunan pada anak-anak yatim piatu sangatlah berharga dan bermanfaat. “Program ini sangat menyentuh masyarakat yang membutuhkan dan sangat bermanfaat bagi anak-anak yatim piatu atau penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua menyampaikan bahwa KKN yang diikuti 171 mahasiswa ini berlangsung selama 40 hari di berbagai lokasi di Seram, Kabupaten dan Kota Jayapura, dan Kabupaten Keerom dan KKN Internasional yang berlokasi di Malaysia. (Za/Is/Her)

Sharing Is Caring

Leave a Reply