(iainfmpapua.ac.id) – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai bentuk penguatan kerja sama kelembagaan, khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia dan pengembangan akademik. Kegiatan penandatanganan MoU ini berlangsung di kampus UIN Alauddin Makassar, 28 Januari 2026. Penandatanganan MoU dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Direktur Program Pascasarjana IAIN Fattahul Muluk Papua dengan Direktur Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan komitmen UIN Alauddin Makassar untuk mendukung penguatan SDM di IAIN Fattahul Muluk Papua. Ia menyampaikan bahwa kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi akan ditindaklanjuti melalui berbagai program yang saling menguntungkan. Ia menambahkan bahwa hubungan erat antara kedua institusi menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi ke depan. “UIN Alauddin Makassar siap membantu, karena banyak alumni yang kini menjadi bagian dari IAIN Papua, dan itu juga merupakan bagian dari UIN Alauddin Makassar,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua, Dr. H. Marwan Sileuw, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk belajar dan mengadopsi praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan di UIN Alauddin Makassar.
Ia berharap, MoU ini dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang. “Harapannya ke depan akan semakin banyak kegiatan bersama dan kolaborasi antara UIN Alauddin Makassar dan IAIN Fattahul Muluk Papua,” terangnya.
Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag., turut menyambut baik penandatanganan MoU dan PKS tersebut. Menurutnya, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas akademik kedua perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
“Kita berharap saling menguatkan dalam berbagai program akademik, dan kedua PTKIN dapat memetik manfaat dari kerja sama ini,” tuturnya. Ia juga menyampaikan harapan khusus bagi pengembangan Pascasarjana IAIN Fattahul Muluk Papua. “Semoga dengan bersinerginya dua PTKIN ini, Pascasarjana IAIN Papua dapat berkembang pesat dan maju sebagaimana Pascasarjana UIN Alauddin Makassar,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Pascasarjana IAIN Fattahul Muluk Papua, Dr. Faisal, M.HI., menjelaskan bahwa Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani menjadi landasan utama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“PKS ini menjadi dasar kolaborasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan khususnya Pascasarjana IAIN Papua sangat berharap UIN Makassar dapat membantu, terutama dalam proses usulan Program Studi S3 Studi Islam yang akan menggunakan tenaga pengajar berkualifikasi guru besar,” jelasnya. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor I, Wakil Rektor IV bidang Kerjasama, Wakil Direktur PPs, Dekan Fakultas Adab, Dekan Fakultas Kedokteran, Kepala Biro, Kepala Bagian Kerjasama, Ketua LPM dan pejabat lain di lingkup UIN Alauddin Makassar. (Za/Is/Her)




