Berita

PKM HMPS Eksyar IAIN Papua Ajak Nelayan Belajar Strategi Investasi

(iainfmpapua.ac.id) –  Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Syariah (Eksyar) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Fattahul Muluk Papua menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kampung Nelayan, Hamadi Pontong, Kota Jayapura, 24 Agustus 2025. Kegiatan ini mengangkat tema ‘Strategi Investasi dan Pengelolaan Harta dalam Fikih Muamalah’ dengan menghadirkan masyarakat nelayan sebagai peserta utama.

Wakil Rektor III IAIN Fattahul Muluk Papua, Dr. Amirullah, M.Ag., dalam sambutannya menekankan bahwa PKM ini relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. “PKM ini tentunya sangat tepat untuk dilaksanakan mengingat maraknya investasi bodong dan judi online di tengah masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat jadi bisa memahami seperti apa itu investasi dan mengelola harta dengan baik sejalan dengan prinsip fikih muamalah,” jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada mitra kampus Bursa Efek Indonesia dan PT. Bir Ali Travel dan Umroh yang turut berpartisipasi. Pihaknya juga berterimakasih kepada masyarakat setempat. “Masyarakat di Kampung Nelayan menyambut dengan baik kegiatan PKM ini. Saya berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menjadi salah satu kegiatan prioritas kampus karena juga menjadi wadah untuk mensosialisasikan kampus di masyarakat,” pungkasnya.

Dekan FEBI IAIN Fattahul Muluk Papua, Dr. H. Syaiful Muhyidin, M.Ag berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat praktis bagi masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi nelayan dan masyarakat sekitar dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola harta dan berinvestasi,” tuturnya. Ia juga menegaskan bahwa PKM ini akan menjadi langkah awal bagi FEBI untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Sementara itu, narasumber kegiatan yang juga Kaprodi Ekonomi Syariah, Shinta Abdul Rahman, M.Si, memberikan pemaparan terkait strategi investasi. “Penting untuk melakukan perencanaan keuangan sejak dini, menabung dan investasi,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa arah investasi harus disesuaikan dengan kebutuhan. “Tentukan arah investasi yang akan dijalankan, apakah untuk mengalahkan inflasi atau untuk mempersiapkan masa depan,” terangnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya memilih instrumen investasi sesuai tujuan. “Rencanakan instrumen investasi yang akan dipilih sejak awal, bisa berupa emas, saham, obligasi, atau instrumen lainnya di pasar modal. Jadilah investor yang cerdas dengan menerapkan 3P, paham, punya, dan pantau,” tegasnya. Shinta juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati. “Jangan menjadi investor yang FOMO, hanya ikut-ikutan tanpa memahami instrumen investasi yang dipilih. Jangan juga gunakan dana pinjaman untuk investasi,” pungkasnya.

Ketua HMPS Ekonomi Syariah, Fajrin, turut menyampaikan pandangannya mengenai kegiatan ini. “Kami melihat masyarakat di daerah tersebut belum mengenal apa itu investasi, dan tidak sedikit masyarakat yang belum mengetahui bagaimana mengelola keuangan dengan dasar fikih muamalah, oleh karena itu kami memutuskan mengangkat tema tersebut pada PKM kali ini,” jelasnya.  Kegiatan ini diikuti 70 peserta yang berasal dari mahasiswa HMPS Eksyar, Masyarakat Kampung Nelayan, dosen FEBI dan undangan lainnya. (Za/Is/Her)

Sharing Is Caring

Leave a Reply