Berita

Ujian Kompre FEBI: Jaga Mutu dan Kualitas Lulusan

(iainfmpapua.ac.id) –  Ujian Komprehensif memiliki peran penting dalam menjaga mutu dan kualitas lulusan. Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua Dr. Moh. Syarifudin, M.EI menyampaikan hal ini pada Pembukaan Ujian Komprehensif (Kompre) FEBI, di Aula Kampus, 21 Januari 2026.

“Ujian komprehensif ini bukan sekadar formalitas akademik, tetapi menjadi sarana evaluasi akhir untuk memastikan bahwa mahasiswa benar-benar menguasai kompetensi keilmuan, memiliki integritas akademik, serta siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya. Ujian Komprehensif bagi mahasiswa tingkat akhir, lanjutnya, adalah salah satu syarat wajib dalam penyelesaian studi sarjana.

“Ujian komprehensif merupakan tahapan akademik yang bertujuan untuk mengukur kemampuan mahasiswa secara menyeluruh terhadap materi keilmuan yang telah dipelajari selama masa perkuliahan,” paparnya.

Dihubungi terpisah, Dekan FEBI, Dr. H. Syaiful Muhyidin,M.Ag berharap melalui ujian ini, lulusan FEBI mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, profesional, serta memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat dalam praktik ekonomi dan bisnis. “FEBI berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya berharap mahasiswa dapat melewati tahapan akhir studi dengan hasil yang maksimal. “Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen fakultas dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan ekonomi dan bisnis Islam yang berdaya saing, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan di masa depan,” urainya.

Ketua Panitia Ujian, Fachrudin Fiqri Affandy, M.E menjelaskan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan secara matang guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan standar akademik yang ditetapkan. ”Kami telah menyiapkan teknis pelaksanaan, pengawasan, serta tim penguji dari dosen-dosen yang kompeten di bidangnya, selain itu panitia menekankan kedisiplinan dan kejujuran akademik selama ujian berlangsung sehingga ujian berlangsung secara objektif dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tuturnya.

Materi ujian meliputi kompetensi dasar fakultas, pemahaman keislaman, serta bidang keahlian sesuai dengan program studi masing-masing mahasiswa. “Kami berharap mahasiswa dapat mengikuti ujian ini dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai momentum untuk menunjukkan hasil belajar mereka selama ini,” ungkapnya.

Ujian Komprehensif ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah sebanyak 23 mahasiswa dan Program Studi Perbankan Syariah sebanyak 12 mahasiswa.  (Za/Is/Her)

Sharing Is Caring

Leave a Reply