(iainfmpapua.ac.id) – Unit Kegiatan Khusus (UKK) Pramuka Racana Cycloop–Jayawijaya Gugus Depan 05.025–05.026 Pangkalan IAIN Fattahul Muluk Papua menyelenggarakan Musyawarah Racana (MUSCANA) ke-XVII di Gedung Aula Terpadu IAIN Fattahul Muluk Papua, 30–31 Januari 2026.
Pembina Upacara MUSCANA sekaligus Ketua Gugus Depan, Sigit Purwaka, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan, MUSCANA ke-XVII menjadi forum tertinggi dalam struktur organisasi racana yang bertujuan untuk mengevaluasi program kerja, menyerap aspirasi anggota, serta menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan organisasi ke depan. Ia menegaskan bahwa MUSCANA memiliki makna strategis bagi keberlangsungan organisasi.

“MUSCANA bukanlah sekadar agenda rutin organisasi, bukan pula hanya kegiatan seremonial untuk memilih kepengurusan baru,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai demokrasi dalam musyawarah. “Melalui MUSCANA, kita belajar demokrasi, musyawarah, kedewasaan berpikir, serta sikap menerima perbedaan pendapat. Nilai-nilai ini sangat sejalan dengan prinsip dasar kepramukaan, Tri Satya, dan Dasa Darma,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Sigit berharap hasil MUSCANA mampu membawa Racana ke arah yang lebih baik. “Saya berharap melalui MUSCANA dan persiapan rekrutmen ke depan, organisasi kita semakin solid, program kerja semakin terarah, dan regenerasi berjalan dengan baik. Jadilah Pramuka yang tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga berperan nyata di masyarakat,” pesannya. Melalui MUSCANA ke-XVII ini, Pramuka Racana Cycloop–Jayawijaya diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner serta memperkuat peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter mahasiswa di lingkungan IAIN Fattahul Muluk Papua.

Dalam forum tersebut, Muhammad Zamzam Zuhair Sofyan kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Racana masa bakti 2026–2027. “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang telah diberikan untuk mengemban tugas kembali sebagai Ketua Dewan Racana masa bakti 2026–2027,” tuturnya. Ia menegaskan komitmennya untuk mengabdikan diri sepenuh hati bagi kemajuan Racana. Menurutnya, Racana bukan hanya tentang struktur organisasi. “Tetapi tentang kebersamaan, proses pembinaan karakter, serta ruang belajar bagi setiap anggota untuk bertumbuh dan berkontribusi,” jelas Zamzam. Ia pun mengajak seluruh anggota untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan. “Saya mohon doa, dukungan, dan kerja sama dari seluruh pihak agar amanah ini dapat dijalankan sebaik-baiknya demi kemajuan Racana yang kita cintai bersama,” pungkasnya. Kegiatan ini diikuti anggota Racana IAIN Fattahul Muluk Papua dan undangan lainnya. (Za/Is/Her)




