(iainfmpapua.ac.id) – Program kerja (proker) Pojok Baca merupakan kegiatan yang tepat sasaran. Pendeta GKI Tehupa Skouw Sae, Bertince Renny Membilong menyampaikan hal ini dalam Ekspose mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua Kelompok Kampung Skow Sae dengan tema ‘Mengabdi dari ujung Negeri, Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan Kampung Skouw Sae Melalui Penguatan Pendidikan, Ekonomi, dan Berbasis Kearifan Lokal’, di halaman sekolah SDN Inpres Skouw Sae, Jayapura, 28 Agustus 2026.

Menurutnya proker yang dilakukan sangat tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama program Pojok Baca. “Pojok Baca ini sangat bermanfaat bagi anak-anak di Kampung Skouw Sae. Dengan adanya tempat dan kegiatan membaca, anak-anak memiliki ruang untuk belajar, menambah pengetahuan, dan mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang positif,” paparnya.
Bertince mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN selama satu bulan lebih di kampung Skow Sae. “Atas nama masyarakat Kampung Skouw Sae, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN yang telah hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama berada di kampung ini, khususnya dalam berbagai program kerja yang dilakukan,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan warna baru, semangat baru, dan manfaat bagi kampung. “Terima kasih atas waktu, tenaga, pikiran, dan seluruh kebaikan yang telah diberikan. Kiranya apa yang telah dilakukan di Skouw Sae menjadi sesuatu yang terus memberikan manfaat, khususnya bagi anak-anak dan masyarakat kampung ini,” paparnya.
Kepala Sekolah SDN Inpres Skouw Sae, Kodim, S. Pd menyampaikan bahwa pihaknya sangat terbantu dengan kahadiran adik-adik mahasiswa KKN. “Kehadiran mereka bukan hanya membantu dalam kegiatan-kegiatan di sekolah, tetapi juga menjadi pemicu semangat bagi para guru dan siswa. Kehadiran mahasiswa memberikan suasana baru, ide-ide baru, serta motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan semangat dalam mendidik anak-anak di Skouw Sae,” ucapnya.

Pihak sekolah juga sangat terbantu dengan berbagai semangat, pemikiran, dan kontribusi mahasiswa untuk bersama-sama membantu mengembangkan pendidikan dan masyarakat di kampung ini. “Semoga kebersamaan ini bukan menjadi akhir, tetapi menjadi awal dari kerja sama yang terus berlanjut. Kami menunggu kehadiran adik-adik mahasiswa kembali di Skouw Sae,” imbuhnya.
Ketua Kelompok KKN Skouw Sae, Muhammad ZamZam Zuhair Sofyan memaparkan bahwa ekspose ini bertujuan untuk melaporkan hasil Kerja kami selama kurang lebih 38 hari di kampung Skouw Sae. “Bagi kami, KKN ini bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi tentang belajar, berbagi, dan membangun silaturahmi. Skouw Sae telah memberikan kami banyak cerita dan pengalaman. Semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat, meskipun mungkin tidak seberapa,” paparnya.

Melalui KKN ini kelompoknya juga belajar banyak tentang pengabdian, kebersamaan, dan arti menjadi bagian dari masyarakat. “Atas nama seluruh mahasiswa KKN, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kampung Skouw Sae yang telah menerima kami dengan penuh kehangatan, dan juga kepada berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam pelaksanakan proker kami khususnya dalan memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran, maupun fasilitas sehingga program-program kami dapat berjalan dengan baik,” terangnya.
Dosen Pembimbing Lapangan, Siti Qamariah Tiflen, M. H mengapresiasi Pemerintah Kampung dan seluruh masyarakat Skouw Sae yang telah menerima, membimbing, membantu, dan mendampingi mahasiswa selama melaksanakan KKN. “Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN yang telah berusaha menjalankan tanggung jawab dan memberikan kontribusi terbaik selama berada di Skouw Sae,” ucapnya. Ekspose ini juga menampilkan ‘After Movie’ dan dihadiri oleh DanPos AL, Danramil 1701-22/Muara Tami, Kapolsek Muara Tami, Ketua Takmir Masjid Al-Aqsha Skouw Sae, Perwakilan LPPM, para undangan, serta masyarakat Kampung Skouw Sae. (Za/Is/Her)




