– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua Kelompok Kampung Nimbokrang Kabupaten Jayapura melaksanakan kegiatan Ekspos Produk KKN di Balai Kampung Nimbokrang, Distrik Nimbokrang, 30 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempresentasikan berbagai hasil kegiatan selama berada di tengah masyarakat, termasuk memamerkan produk yang dikembangkan dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kampung Nimbokrang, Zulfadli, M.H., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kampung Nimbokrang yang telah menerima dan membantu mahasiswa selama pelaksanaan KKN. “Mohon maaf jika anak-anak kami ada membuat kesalahan, entah dari kata-kata maupun perbuatan selama 40 hari ber-KKN di Kampung Nimbokrang. Terima kasih sudah membantu menerima kami dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai produk yang berhasil dihasilkan mahasiswa dan dipamerkan dalam kegiatan ekspos. “Ekspos ini merupakan puncak final dari kegiatan KKN mahasiswa selama 40 hari di sini. Alhamdulillah, mereka bisa menghasilkan ide menjadi produk yang kita harapkan tentunya dapat bermanfaat,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Distrik Nimbokrang yang diwakili oleh Yourin turut mengapresiasi mahasiswa KKN yang telah terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di Distrik Nimbokrang.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang sudah terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di Distrik Nimbokrang, termasuk melakukan berbagai kolaborasi bersama remaja masjid di sini,” ungkap Yourin.
Ia berharap pengalaman selama berada di Nimbokrang dapat menjadi bekal bagi mahasiswa ketika kembali ke lingkungan kampus maupun masyarakat yang lebih luas. “Semoga sekembalinya ke kampus nanti, banyak ilmu yang bermanfaat dari sini yang bisa kalian bagikan di sana,” pesannya.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Sekretaris Kampung Nimbokrang, Eka Putri, yang mewakili Kepala Kampung. Ia berharap berbagai produk yang dihasilkan mahasiswa tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Kampung Nimbokrang. “Namun juga masyarakat luar,” harapnya.
Dihubungi secara terpisah, Ketua Kelompok KKN Kampung Nimbokrang Khrisna Agung Santosa menjelaskan produk yang mereka buat dan tampilkan dalam ekspos ini. “Pada Ekspos KKN ini kami menampilkan dua produk buatan kami, pertama minyak goreng dari kelapa dan kedua jamu dari daun balakacida,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa pemilihan kedua bahan tersebut berangkat dari kondisi di Kampung Nimbokrang. “Alasan kami memilih kedua produk ini karena di Kampung Nimbokrang bahan pembuatannya, yakni kelapa dan tanaman balakacida, sangat berlimpah namun kurang dalam pemanfaatan. Untuk jamu balakacida, kurangnya pemanfaatan dari tanaman tersebut kemungkinan karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang banyaknya manfaat dari daun tersebut,” ungkapnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berupaya mendorong pemanfaatan potensi lokal menjadi produk yang bernilai guna. Diharapkan, pengalaman dan inovasi yang dilakukan selama KKN dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setelah mahasiswa kembali ke kampus.
Kegiatan Ekspos KKN ini sekaligus menjadi momentum penutup rangkaian pengabdian mahasiswa IAIN Fattahul Muluk Papua di Kampung Nimbokrang, dengan meninggalkan pengalaman, kolaborasi, serta gagasan yang diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.(Za/Is/Her)




