(iainfmpapua.ac.id) – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua Kelompok Skow Sae menggelar Program Kerja (Proker) Sosialisasi Literasi Keuangan dan Investasi Pasar Modal berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua, di Aula Sekolah SMKN 7 Skow Jayapura, 21 Agustus 2026.

Ketua Kelompok KKN Skouw Sae, Muhammad ZamZam Zuhair Sofyan memaparkan bahwa sasaran kegiatan ini adalah siswa SMK yang sudah dipersiapkan dengan keterampilan dan kompetensi untuk memasuki dunia kerja maupun dunia usaha. “Karena itu, menurut kami, selain memiliki keterampilan sesuai bidang kejuruan, adik-adik juga perlu memiliki literasi keuangan. Ketika nanti sudah mendapatkan penghasilan, yang penting bukan hanya bagaimana mendapatkan uang, tetapi juga bagaimana mengelola, menabung, merencanakan, dan mengembangkan uang tersebut dengan bijak,” paparnya.

Salah satu bentuk pengelolaan keuangan adalah investasi pasar modal. “Kami berharap melalui kegiatan ini adik-adik tidak hanya mengenal investasi sebagai sesuatu yang sedang populer, tetapi benar-benar memahami manfaat, cara kerja, serta risiko investasi sehingga nantinya dapat mengambil keputusan keuangan dengan lebih bijak,” ucapnya. Kelompoknya berharap kegiatan hari ini dapat menjadi bekal bagi siswa siswi ketika nantinya memasuki dunia kerja maupun membangun usaha. “Jangan hanya menjadi generasi yang siap bekerja, tetapi jadilah generasi yang cerdas mengelola penghasilan, berani merencanakan masa depan, dan mampu membangun kemandirian secara finansial,” imbuhnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nopri Astor Bunga, S.P., M.Pd mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini. “Kegiatan seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa-siswi SMK. Anak-anak kami dipersiapkan bukan hanya untuk memperoleh pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga untuk memiliki keterampilan dan kompetensi yang nantinya dapat digunakan ketika memasuki dunia kerja maupun dunia usaha,” ucapnya.
Menurutnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan menjadi salah satu bekal penting yang perlu dimiliki sejak dini. “Ketika nanti anak-anak sudah bekerja dan memperoleh penghasilan, tentu kita berharap penghasilan tersebut dapat dikelola dengan baik dengan mengatur dan merencanakan penggunaannya. Begitu juga dengan investasi. Investasi memang dapat menjadi salah satu pilihan untuk mempersiapkan masa depan, tetapi harus dilakukan dengan pengetahuan yang cukup, perencanaan yang baik, serta memahami risiko yang ada,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Dosen Pembimbing Lapangan, Siti Qamariah Tiflen, M.H menyebutkan bahwa kegiatan ini sangat menarik untuk anak-anak muda gen Z khususnya siswa/i SMK Negeri 7 skouw. “Gen Z yang pada dasarnya sudah melek digital masih perlu diberikan sosialisasi literasi keuangan, hal ini didasari oleh tingkat literasi keuangan gen z yang masih rentan terhadap perilaku konsumtif, akses utang yang mudah dan takut salah investasi,” terangnya. Menurutnya, sosialisasi ini diharapkan dapat membantu siswa/i SMK N 7 dalam pengelolaan keuangan yang baik dan bijak agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. “Seperti terjebak pinjaman online ilegal atau investasi bodong,” imbuhnya. Kegiatan dengan tema ‘Melek Keuangan, berani berinvestasi, siap menghadapi Masa depan’ ini juga menghadirkan narasumber dari BEI dan OJK Provinsi Papua. Sosialisasi ini diikuti para mahasiswa KKN, guru dan siswa SMKN 7 Jayapura. (Za/Is/Her)




