(iainfmpapua.ac.id) – Perpustakaan IAIN Fattahul Muluk Papua menggelar kegiatan ‘Kajian Tematik Buku Karya Dosen dan Pustakawan’ di Aula Perpustakaan Lantai 1, Kamis, 30 April 2026.
Amri, M.H sebagai pemateri menyampaikan bahwa kajian tematik memiliki peran penting dalam membangun ruang akademik yang aktif dan produktif. “Kegiatan ini rutin digelar perpustakaan dan ini sangat penting karena membuat ruang akademik di kampus ini dapat hidup,” ujar dosen Fakultas Syariah ini. Ia memaparkan buku karyanya yang berjudul “Anak Yang Ditinggalkan”. Buku tersebut ditulis untuk memperkaya wawasan mengenai kondisi anak-anak yang ditinggalkan oleh orang tua akibat berbagai situasi. “Ini beranjak saat saya banyak melihat kasus perceraian di Pengadilan Agama saat itu,” jelasnya. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa buku tersebut bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang dampak psikologis, sosial dan hukum yang dihadapi oleh anak-anak dalam kondisi tersebut.
“Buku ini menekankan pentingnya perhatian dan kasih sayang orang tua kepada anak untuk memastikan perkembangan emosional dan psikologis yang sehat. Selain dampak negatif, solusi yang melibatkan orang tua, keluarga dan komunitas juga dibahas agar anak tetap merasa perhatian meskipun dalam kondisi yang sulit,” tuturnya.

Pada sesi selanjutnya, pemateri lainnya yang merupakan Pustakawan Ahli Madya IAIN Fattahul Muluk Papua Tuwaji, S.Sos., M.Si menyampaikan pandangannya terkait peran perpustakaan dalam mendorong budaya akademik. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kemajuan kampus. “Partisipasi mahasiswa sangat kami apresiasi, ini tentunya penting karena terkait kajian ilmiah,” ungkap Kepala Perpustakaan IAIN Fattahul Muluk Papua ini.
Tuwaji berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan lebih besar di masa mendatang. “Sebagai kaum akademik kita dipandang intelektual, kita harus beda, dapat memproduksi karya ilmiah yang bermutu,” tegasnya. Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen kampus untuk bersinergi dalam memajukan institusi.
Dalam kesempatan tersebut, Tuwaji memaparkan buku karyanya yang berjudul “Disorientasi Fungsi Perpustakaan”. Ia menjelaskan bahwa kajian dalam buku tersebut menyoroti peran strategis perpustakaan dalam mendorong publikasi karya ilmiah civitas akademika. “Dan ini dapat di-up di website, agar berdayaguna, dapat diakses dan dimanfaatkan banyak orang,” jelasnya. Kajian tematik ini diharapkan mampu menjadi wadah inspiratif bagi dosen, tendik, dan mahasiswa untuk terus berkarya serta memperkuat budaya literasi dan akademik di lingkungan IAIN Fattahul Muluk Papua. Kegiatan ini diikuti dosen, pustakawan, dan mahasiswa IAIN Fattahul Muluk Papua. (Za/Is/Her)




