(iainfmpapua.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua Kelompok Depapre menggelar lomba untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Kampung Waiya, Depapre, Kabupaten Jayapura, 15-16 Agustus 2026.

Sie Publikasi, Dokumentasi, dan Dekorasi KKN kelompok Waiya Ahmad Dzulkifli Andrean mengatakan, kegiatan lomba 17-an yang dilaksanakan oleh KKN IAIN Fattahul Muluk Papua berkolaborasi dengan Universitas Cenderawasih ini bertujuan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. “Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat, meningkatkan semangat kebersamaan, serta menciptakan suasana yang menyenangkan bagi warga Kampung Waiya,” ucapnya.

Beberapa jenis perlombaan yang dilaksanakan antara lain, estafet gelas untuk anak-anak, joget bola untuk orang dewasa, mengaitkan keranjang untuk peserta SD–SMP, estafet balon, tutup mata berjalan melewati tali rafia, lomba makan kerupuk, dan kegiatan lainnya.
“Peserta kegiatan berasal dari masyarakat Kampung Waiya, Distrik Depapre, yang terdiri dari anak-anak, pelajar tingkat SD–SMP, serta orang dewasa,” tambahnya. Kegiatan mahasiswa KKN IAIN Fattahul Muluk Papua ini berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Cenderawasih sebagai panitia dan pelaksana kegiatan.

Menurutnya, masyarakat merespon sangat positif dan antusias. “Warga ikut berpartisipasi dan memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung. Anak-anak, pelajar, maupun orang dewasa terlihat bersemangat mengikuti perlombaan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat serta membangun semangat kebersamaan dan gotong royong di Kampung Waiya, Distrik Depapre,” paparnya.
Dosen Pembimbing Lapangan Ika Ptra Viratama, M.Pd menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKN Kolaborasi dari IAIN FM Papua dan Universitas Cenderawasih yang saat ini sedang mengabdi di wilayah Depapre.
“Melihat rentetan program kerja yang mereka jalankan sejauh ini, saya menilai anak-anak didik kami sangat berhasil melebur dan beradaptasi dengan masyarakat setempat. Mereka telah sukses besar menghidupkan semangat kemerdekaan warga melalui gelaran Lomba 17-an di Lapangan Kampung Waiya. Pendekatan mereka sangat bagus dan merakyat, merangkul semua kalangan mulai dari anak-anak SD-SMP hingga orang dewasa,” urainya.

Menurutnya, ritme pengabdian mereka tidak kendur setelah perayaan kemerdekaan. “Tanggal 25 hingga 27 Agustus 2026, adik-adik mahasiswa ini juga sudah bersiap menggelar Lomba-Lomba Islami dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan edukasi keagamaan yang akan dipusatkan di Masjid Al-Musyafirin ini sangat positif untuk pembinaan mental dan karakter anak-anak di sana. Melalui lomba Adzan, menyusun huruf Hija’iyah, dan puisi Islami, mahasiswa kita tidak hanya membuat acara, tapi ikut andil dalam menanamkan nilai-nilai agama sejak dini,” jelasnya.

Sebagai DPL, ia melihat kolaborasi IAIN FM Papua dan UNCEN ini menjadi wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Mereka mempraktikkan ilmu, membangun harmoni sosial, dan menjadi motor penggerak di masyarakat. Pesan saya untuk tim KKN, tetap jaga kesehatan, jaga nama baik almamater, dan teruslah berikan yang terbaik bagi warga Kampung Waiya, Depapre, sampai masa KKN kalian selesai nanti. Terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Depapre yang sudah menerima dan mendukung kegiatan mahasiswa kami dengan sangat luar biasa,” tutupnya. (*)




