(iainfmpapua.ac.id) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua menyelenggarakan kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Tahun 2026, di aula kampus, Kamis 23 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua, Dr. H. Marwan Sileuw, S.Ag., M.Pd, meminta agar mahasiswa mampu membangun komunikasi yang aktif serta menghadirkan program-program yang menyentuh langsung bagi masyarakat di lokasi pengabdian masing-masing. “Saya harap melalui KKN ini kalian bisa berdampak terhadap masyarakat, terlibat aktif berkomunikasi di masyarakat. Harus ada kepedulian di tempat kalian nanti mengabdi, program-program yang berdampak langsung dan benar-benar terlibat dalam masyarakat,” tambahnya.
Ia menegaskan agar para peserta serius mengikuti seluruh rangkaian pembekalan serta mematuhi standar kelulusan yang telah ditetapkan. “Perhatikan pedoman, DPL tidak akan memberikan nilai jika kalian tidak memenuhi persyaratan. Kewajiban kalian dan standar kelulusan KKN ini jangan dianggap remeh,” tegasnya.

Selain materi akademik dan teknis pengabdian, pembekalan ini juga menghadirkan narasumber dari Tim Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Abepura. Dalam paparannya, Ns. Nasrah Halim, M.Kep., Sp.Kep.J, membekali kesiapan mental peserta dalam menghadapi dinamika di lapangan. Nasrah mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi dan mengelola kesehatan mental selama menjalani masa KKN.
“Di lapangan nanti kita yang beradaptasi dengan lingkungan. Bagaimanapun bentuk program itu pastinya ada stres di dalamnya, mengatasinya adalah dengan memikul beban bersama, saat tantangan dapat dilalui dan program berjalan, stres tentunya dapat dikelola dengan baik,” jelasnya.
Ia membagikan tips praktis bagi mahasiswa untuk mengatasi kecemasan, seperti menjaga manajemen waktu, memikul tanggung jawab tugas secara bersama, serta saling peduli antaranggota kelompok.

Sekretaris Panitia Hermansyah, M.Pd, yang mewakili ketua panitia menjelaskan bahwa tema KKN tahun ini adalah “Pengabdian Berdampak: Transformasi Digital untuk Optimalisasi Potensi Lokal dan Jejaring Global”. Tema ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. “Tema ini dipilih agar program yang anda jalankan nanti meninggalkan dampak yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, “170 mahasiswa dari tiga fakultas di lingkungan IAIN Fattahul Muluk Papua siap diberangkatkan. Para peserta ini terbagi ke dalam 10 kelompok dengan komposisi jurusan yang beragam guna memperkuat sudut pandang dalam penyelesaian masalah,” tambahnya.
Seluruh kelompok mahasiswa tersebut nantinya akan tersebar di tiga wilayah penempatan, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Jayapura. Keberagaman latar belakang disiplin ilmu dalam setiap kelompok diyakini menjadi kekuatan utama mahasiswa dalam mengoptimalkan potensi lokal melalui sentuhan transformasi digital.
Pembekalan ini diikuti para mahasiswa peserta KKN, dan dihadiri para dosen pembimbing lapangan, serta undangan lainnya. (Za/Is/Her)




